
KEMENAG, MTsN 1 Batang Hari (TIM WEB) --- Guna menciptakan lingkungan madrasah yang aman, ramah anak, dan bebas dari tindakan kekerasan, upacara bendera rutin Senin pagi di lapangan utama MTsN 1 Batang Hari, Senin (27/07/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., selaku Pembina Upacara.
Pelaksanaan upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh tim petugas upacara siswa, mengheningkan cipta, serta pembacaan Pancasila dan Teks UUD 1945 yang diikuti oleh seluruh majelis guru, staf tata usaha, dan ratusan siswa-siswi kelas 7, 8, serta 9.
Fokus Amanat Pembina: Setop Perundungan (Bullying) dan Cegah Pelecehan Seksual
Dalam amanatnya di hadapan seluruh peserta upacara, Kepala Madrasah menyampaikan pesan moral dan arahan tegas terkait isu pembentukan karakter serta perlindungan anak. Beliau menyoroti pentingnya menjaga etika pergaulan antar-sesama siswa, baik di dalam ruang kelas, lingkungan luar kelas, maupun di media sosial.

Beberapa poin krusial yang ditekankan oleh Pembina Upacara meliputi:
Penghentian Segala Bentuk Perundungan (Zero Bullying): Imbauan keras agar tidak ada lagi perundungan fisik, verbal (seperti mengejek atau memanggil nama julukan yang merendahkan), maupun cyberbullying sesama teman.
Pencegahan dan Kesadaran Kekerasan/Pelecehan Seksual: Pemahaman mengenai batas-batas privasi diri, pentingnya saling menghormati antar-jenis kelamin, serta kebiasaan menjaga pandangan dan perilaku moral yang santun sesuai ajaran Islam.
Keberanian untuk Melapor: Mendorong seluruh siswa agar tidak takut bersuara atau melapor kepada guru Bimbingan Konseling (BK), wali kelas, maupun pimpinan madrasah jika melihat atau mengalami tindakan yang mengarah pada perundungan dan pelecehan.
"Madrasah adalah rumah kedua bagi kita semua. Tempat anak-anak menuntut ilmu, mengasah prestasi, dan membina akhlak mulia. Saya tidak akan mentolerir segala bentuk bullying maupun tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual di lingkungan Kampus Hijau ini. Mari saling menjaga, saling menghormati, dan ciptakan rasa aman bagi teman-teman kita. Ingat, seorang muslim yang baik adalah yang orang lain selamat dari lidah dan tangannya," tegas Bapak Doni Parizal dalam amanatnya.
Penguatan Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK)
Seusai upacara, Kepala Madrasah kembali mengingatkan jajaran pendidik, khususnya wali kelas dan tim Bimbingan Konseling (BK), untuk selalu responsif dan proaktif memantau dinamika interaksi para siswa di area madrasah. Langkah antisipatif ini diambil agar potensi konflik atau perilaku menyimpang dapat dideteksi dan ditangani secara dini sebelum berdampak negatif pada mental anak didik.
Komitmen Ciptakan Madrasah Ramah Anak dan Bermartabat
Rangkaian upacara bendera Senin pagi ditutup dengan pembacaan doa bersama dan penghormatan umum. Seluruh siswa kemudian membubarkan barisan secara tertib untuk melanjutkan aktivitas belajar mengajar di kelas masing-masing.
Melalui edukasi dan penegakan disiplin yang disampaikan secara konsisten, MTsN 1 Batang Hari berkomitmen penuh untuk terus mewujudkan ekosistem sekolah yang aman, kondusif, dan bebas kekerasan, guna melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlakul karimah, serta bermartabat di Kabupaten Batang Hari. (27/07) (WE)
#Kemenag RI
#Kanwil Kemenag Provinsi Jambi
#Kemenag Batang Hari
#MTsN 1 Batang Hari
|
127x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...