
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Dalam upaya memastikan kualitas pengajaran kaidah kebahasaan dan literasi di madrasah, MTsN 1 Batang Hari melaksanakan supervisi akademik untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan ini menjadi fokus penting untuk menguatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa baku.
Kegiatan supervisi kali ini ditujukan kepada Bapak Juhri, S.Pd.I., guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, saat beliau membawakan materi Penggunaan Kata Serapan dalam Teks Rekon di Kelas IX A. Supervisi dipimpin oleh Ibu Yuningsih, S.Pd., yang bertindak sebagai supervisor.

Supervisi berlangsung secara intensif di ruang kelas IX A. Ibu Yuningsih, S.Pd., mengamati secara detail metode pengajaran yang digunakan Bapak Juhri, mulai dari cara beliau menjelaskan definisi, asal-usul, dan proses penyerapan kata asing menjadi kata serapan baku dalam Bahasa Indonesia, hingga praktik siswa mengidentifikasi dan menggunakan kata-kata tersebut dalam konteks penulisan Teks Rekon (teks yang menceritakan pengalaman masa lalu).
Aspek lain yang turut diperiksa adalah kemampuan guru mengaitkan materi kebahasaan yang teknis ini dengan kebutuhan praktis siswa dalam berkomunikasi dan menulis.
Ibu Yuningsih, S.Pd., menjelaskan bahwa fokus supervisi ini bertujuan untuk menjaga akurasi linguistik yang diajarkan kepada siswa.
"Materi tentang Kata Serapan ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan penggunaan bahasa baku yang benar. Kami memastikan bahwa Bapak Juhri menyampaikan kaidah penyerapan kata sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), serta mengevaluasi metode beliau dalam membuat siswa mampu mengaplikasikannya saat menyusun Teks Rekon," ujar Ibu Yuningsih.
Menanggapi hasil supervisi, Bapak Juhri, S.Pd.I., menyatakan bahwa masukan yang diberikan sangat konstruktif untuk perbaikan proses mengajar di masa mendatang.
"Mengajarkan kaidah kebahasaan yang detail membutuhkan strategi yang tepat agar siswa tidak bosan. Feedback dari Ibu Yuningsih, terutama mengenai penggunaan media visual dan contoh-contoh praktis yang lebih variatif untuk membedakan kata serapan dan kata asing, sangat membantu saya meningkatkan efektivitas pembelajaran," kata Pak Juhri.
Kegiatan supervisi akademik ini berjalan lancar dan diakhiri dengan sesi coaching yang positif. Diharapkan, peningkatan kualitas pengajaran Bahasa Indonesia ini akan memperkuat kemampuan literasi dan komunikasi siswa Kelas IX MTsN 1 Batang Hari. (24/11) (WE)
|
42x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...