
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Pendidikan karakter dan pembentukan moral generasi muda tidak dapat dibebankan sepenuhnya pada satu pihak saja. Menyadari krusialnya keselarasan pola asuh, MTsN 1 Batang Hari menggalakkan kampanye edukatif mengenai penguatan akhlak melalui rilis poster edukasi kolaboratif antara lingkungan keluarga dan lingkungan madrasah.
Langkah ini diambil sebagai bentuk ajakan terbuka bagi para orang tua dan wali murid untuk bersinergi secara aktif dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan dunia.
Pesan utama yang diangkat dalam edukasi visual tersebut menegaskan sebuah prinsip mendasar: "Adab itu datangnya dari RUMAH, bukan dari SEKOLAH, sekolah hanya menguatkan."
Melalui maklumat tersebut, dijabarkan dua peran yang saling bertaut bagai kepingan teka-teki (puzzle) yang tidak terpisahkan:
Peran Lingkungan Rumah: Menjadi fondasi awal di mana adab dan karakter anak wajib dicontohkan, dibiasakan, diajarkan dengan kasih sayang, serta ditumbuhkan setiap hari oleh orang tua.
Peran Lingkungan Sekolah/Madrasah: Bertindak sebagai akselerator yang bertugas menguatkan, membimbing, membentuk karakter kelanjutan, serta menyiapkan masa depan siswa di ranah sosial yang lebih luas.
Kombinasi yang harmonis ini melahirkan sebuah kesimpulan bahwa anak yang hebat dan tangguh selalu berawal dari penanaman adab yang kuat sejak dari dalam rumah.
Kampanye penguatan karakter ini diimplementasikan secara nyata di MTsN 1 Batang Hari melalui program layanan Bimbingan Konseling (BK) yang digawangi oleh Ibu Diana Maulida, S.Pd.. Ruang BK secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis, menjembatani komunikasi berkala antara pihak madrasah dengan orang tua murid apabila siswa menghadapi kendala belajar maupun dinamika emosional remaja.
Melalui kerja sama ini, penanganan psikologis anak di madrasah dapat diteruskan secara selaras oleh orang tua saat anak kembali ke rumah.
Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa edukasi ini merupakan pengingat bagi seluruh ekosistem pendidikan di madrasah.
"Rumah dan sekolah harus memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menjadi teladan terbaik bagi anak-anak kita. Terlebih dalam waktu dekat anak-anak kelas VII dan VIII akan menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Kita butuh sinergi orang tua di rumah untuk menjaga jam belajar anak, sementara kami di madrasah mengawal integritas dan kejujuran mereka saat ujian," tutur Bapak Doni Parizal.
Dengan digulirkannya program penyelarasan adab dan karakter ini, MTsN 1 Batang Hari optimis dapat terus mempertahankan mutunya sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Tidak hanya maju dalam transformasi digital pelayanan publik seperti Buku Tamu Elektronik, tetapi juga kokoh membentuk kepribadian siswa yang berintegritas tinggi dan berakhlak karimah. 27/05) (WE)
|
113x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...