
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menggelar perhelatan besar asesmen pendidikan melalui integrasi Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026. Agenda masif ini melibatkan lebih dari 1,7 juta peserta didik yang tersebar di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Pondok Pesantren di seluruh pelosok Indonesia.
Kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu sistem evaluasi pendidikan Islam terbesar dengan total pelaksanaan yang terbagi dalam lima gelombang, mencakup 10 hari masa ujian dan 20 sesi pengerjaan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa integrasi AN dan TKA ini merupakan langkah strategis dalam membangun sistem evaluasi berbasis data. Sistem ini diharapkan mampu membaca kualitas pendidikan secara utuh, baik pada level capaian individu murid maupun performa sistem pendidikan Islam secara makro.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan untuk Tingkat MTs berlangsung pada 06 s.d 16 April 2026, sementara untuk Tingkat MI dijadwalkan pada 20 s.d 30 April 2026.
Di tingkat daerah, seperti pada MTsN 1 Batang Hari, kesuksesan agenda ini didukung oleh kebijakan belajar tatap muka penuh guna memastikan pendampingan siswa berjalan optimal. Pelaksanaan TKA di madrasah tersebut terpantau berjalan lancar dan kondusif pada tanggal 08-09 April 2026, selaras dengan semangat transformasi digital yang diusung oleh Kemenag.
Dengan adanya sinergi antara pusat dan daerah, Asesmen Nasional 2026 diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi madrasah yang unggul dan kompetitif di masa depan. (12/04) (WE)
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...