
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan, MTsN 1 Batang Hari turut serta dalam agenda penting yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH).
Kegiatan bertajuk "Peningkatan Pemahaman dan Pendorong Partisipasi Sekolah dalam Pelaksanaan Program Adiwiyata" ini dilaksanakan khusus bagi sekolah-sekolah di wilayah Sumatra yang belum menyandang status Sekolah Adiwiyata. Acara berlangsung secara hybrid (daring dan luring) pada Kamis (02/04).
Partisipasi MTsN 1 Batang Hari ini didasarkan pada surat resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup nomor: B.46/C.8/SDM.5.5/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., mengamanat tugas kepada staf Tata Usaha, Ibu Ratnaningsih, S.Pd.I, untuk mewakili madrasah dalam mengikuti rangkaian pemaparan materi.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ratnaningsih menyampaikan pandangannya mengenai urgensi kegiatan ini bagi masa depan madrasah. Menurutnya, pemahaman mengenai program Adiwiyata bukan sekadar mengejar status penghargaan, melainkan membangun karakter seluruh warga sekolah.
"Kegiatan ini memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa Program Adiwiyata adalah tentang perubahan pola pikir. Kita ingin menciptakan lingkungan madrasah yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga mampu menanamkan kebiasaan peduli lingkungan kepada siswa sejak dini," ujar Ibu Ratnaningsih.

Beliau juga menambahkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi ini, langkah selanjutnya adalah melakukan koordinasi internal untuk memetakan apa saja yang perlu disiapkan.
"Mewakili Bapak Kepala Madrasah, saya melihat peluang besar bagi MTsN 1 Batang Hari untuk mulai menerapkan poin-poin penting dalam kriteria Adiwiyata. Fokus utama kita adalah bagaimana mengintegrasikan pelestarian lingkungan ke dalam kegiatan sehari-hari di madrasah secara konsisten," pungkasnya.
Program Adiwiyata sendiri merupakan penghargaan bagi sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup. Melalui sosialisasi ini, sekolah-sekolah di Sumatra didorong untuk mulai mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam kurikulum, manajemen sekolah, hingga kegiatan ekstrakurikuler.
Keikutsertaan MTsN 1 Batang Hari dalam agenda ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mempersiapkan diri menuju standarisasi Sekolah Adiwiyata. Hal ini sejalan dengan misi madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, asri, dan berkelanjutan.
Diharapkan, pasca mengikuti kegiatan ini, langkah-langkah konkret dapat segera disusun guna memenuhi kriteria sekolah peduli dan berbudaya lingkungan di masa mendatang. (03/04) (FD)
|
171x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...