
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Melalui unggahan terbaru di akun media sosial resminya, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyampaikan pesan mendalam di hari kemenangan Idulfitri. Di tengah suasana suka cita, Kemenag mengajak seluruh umat Muslim untuk merefleksikan makna Idulfitri sebagai momentum memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi mereka yang tengah dirundung konflik dan krisis.
Kemenag menegaskan bahwa esensi sejati dari Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan pribadi setelah berpuasa, melainkan manifestasi nyata dari nilai-nilai perdamaian (Islam) dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Dalam unggahan tersebut, Kemenag menyisipkan sebuah kutipan hadis yang menjadi pengingat bagi setiap individu dalam menjaga harmoni global:
"Seorang Muslim sejati adalah dia yang membuat orang lain merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya."
Pesan ini menjadi sangat relevan mengingat kondisi dunia yang saat ini masih diwarnai oleh berbagai konflik bersenjata dan krisis kemanusiaan yang memilukan. Kemenag menekankan bahwa jika setiap individu mampu memberikan rasa aman kepada orang di sekelilingnya, maka perdamaian dunia bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
Melalui narasi resminya, Kemenag juga mengajak masyarakat untuk menyelipkan doa bagi saudara-saudara di berbagai belahan dunia yang merayakan Lebaran di bawah bayang-bayang peperangan.
"Idulfitri tahun ini menjadi pengingat bahwa di balik tawa kita, ada tangis yang harus kita rangkul dengan doa dan aksi nyata. Mari jadikan pribadi yang fitri sebagai pelopor perdamaian, bukan pemicu perpecahan."
Melalui momentum Idulfitri, Kemenag mengajak umat untuk memperkuat solidaritas terhadap krisis kemanusiaan global dan mewujudkan perdamaian dunia yang dimulai dari akhlak pribadi dalam menjaga lisan serta tangan agar tidak menyakiti sesama, sembari terus melangitkan doa kolektif bagi keamanan wilayah yang masih dilanda konflik. (25/03) (FD)
|
168x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...