PEMANFAATAN APLIKASI BARCODE BERBASIS ANDROID
SEBAGAI ABSENSI GURU MENGAJAR DI MTs N 1 BATANGHARI
Doni Pariza,S.Pd,M.Pd
Kata Kunci : Media Absensi Mengajar
Kemajuan pembelajaran di era milenial saat ini mengakibatkan munculnya ide-ide
baru dalam meningkatkan motivasi di dunia pengajaran, salah satunya adalah
memanfaatkan media pembelajaran yang menarik dan atraktif. Media pembelajaran saat ini pun dapat
digunakan dalam smart phone berbasis android yang identik dimiliki oleh setiap
peserta didik pada zaman ini. Selain itu dengan didukungnya pendekatan
pembelajaran yang sesuai dengan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan
atraktif dalam smartphone berbasis android terbukti dapat meningkatkan hasil
belajar siswa. Dalam hal ini aplikasi android yang digunakan tersebut ada “real
angklung”. Oleh karna
itu tujuan dari ditulisnya studi
literatur ini adalah
untuk mengetahui hasil dari
pemanfaatan android sebagai media pembelajaran seni musik tentang memainkan
alat musik tradisional berbasis teknologi. Berdasarkan studi literatur yang
telah dilakukan, didapati penggunaan aplikasi android
yaitu real angklung
sebagai media pembelajaran
seni musik dengan materi memainkan alat musik tradisional dapat meningkatkan
hasil belajar peserta didik secara signifikan.
PENDIDIKAN DIERA DIGITAL TANTANGAN GURU TANPA BATAS
Oleh: DIANA MAULIDA, S.Pd
Diera digitalisasi saat ini guru dituntut agar dapat berinovasi dan kreatif dalam menjalankan proses pembelajaran di kelas. Berinovasi dalam dalam penyampaian materi ajar dan kreatif dalam mengembangkan bajan ajar.
Dua hal inilah menjadi tantangan yang dihadapi guru saat ini.
Banyak aplikasi yang diwarkan untuk dapat membantu guru agar dapat
berinovasi dan kreatif dalam mengajar. Tetapi untuk melaksanakannya
tentunya tidaklah mudah. Guru harus banyak belajar tentang berbagai
aplikasi yang dapat menunjang proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Jika demikian apakah kita sebagai guru mau mempelajarinya atau kita bersikap
acuh tak acuh saja.
Inilah yang menjadi tantangan tanpa batas yang dihadapi guru.
Yang harus kita sadari adalah bahwa seorang guru punya kewajiban untuk
memberikan ilmu pada peserta didik. Keberhasilan seorang guru dalam menjalankan
kewajibannya adalah ketika peserta didik yang kita ajar dapat memahami apa yang
kita sampaikan.
Dengan demikian sesulit apapun tantangan yang kita hadapi dalam membuat inovasi
dan kreatifitas dalam kegiatan pembelajaran, haruslah kita upayakan, dengan
cara mau belajar, baik mandiri, atau dengan teman sejawat, mau mencoba
walaupun satu materi saja.
Berbuat sedikit untuk pembiasaan yang lebih banyak.
Pembelajaran
MATEMATIKA CERIA
(Pembelajaran Cerdas, Edukasi, Riang ,
Inspiratif dan Asik )
OLEH HENNY
HARYATI,ST,MM
Matematika sering
dianggap sulit dan menakutkan oleh sebagian siswa. Sebagai agen perubahan, guru
berperan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, kreatif,
serta mampu meningkatkan minat dan motivasi
siswa. Melalui strategi pembelajaran kelompok yang ceria dan inspiratif, siswa
tidak hanya belajar menyelesaikan soal, tetapi juga menumbuhkan kerjasama, rasa percaya diri, dan semangat
belajar. Penutup dengan membuat yel-yel
kelompok akan menambah
kekompakan serta menumbuhkan kegembiraan dalam belajar matematika.
Menciptakan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa,dan pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan Lingkungan madrasah, sehingga
bisa:
1.
Meningkatkan minat siswa dalam belajar matematika.
2.
Membiasakan siswa bekerja sama dalam kelompok
untuk menyelesaikan masalah.
3.
Menciptakan suasana
belajar yang ceria,
inspiratif, dan penuh semangat
4.
Mengembangkan kreativitas siswa melalui penyusunan yel-yel kelompok.
5.
Mewujudkan perubahan paradigma bahwa matematika itu asyik, menarik,
dan tidak menakutkan.
Guru akan Menganalisis hasil evaluasi untuk
mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
program, serta melakukan perbaikan dan penyesuaian jika diperlukan.
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...