
KEMENAG, MTsN 1 Batang Hari (TIM WEB) --- Kondisi kualitas udara di wilayah Kabupaten Batang Hari akibat dampak kabut asap terus menunjukkan tren yang memprihatinkan. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis oleh UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari per tanggal 14 hingga 15 September 2026, angka ISPU menunjukkan parameter PM 2,5 berada pada angka 276 dengan kategori "Sangat Tidak Sehat". Menanggapi kondisi tersebut, MTsN 1 Batang Hari mengambil langkah proaktif dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) demi menjaga kesehatan seluruh peserta didik.
Kendati proses belajar mengajar tatap muka untuk sementara ditiadakan dan dialihkan ke rumah masing-masing siswa, suasana di ruang guru MTsN 1 Batang Hari pada Senin (14/09) tetap terlihat aktif dan produktif. Para tenaga pendidik tetap hadir di madrasah dengan disiplin menjalankan tugas pemantauan, menyusun materi pembelajaran digital, serta memberikan bimbingan belajar secara dalam jaringan (daring) melalui berbagai platform pembelajaran elektronik seperti Google Classroom, WhatsApp Group, dan aplikasi E-Learning Madrasah.
Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan PJJ ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap imbauan pemerintah daerah dan Kementerian Agama terkait perlindungan kesehatan warga madrasah dari ancaman penyakit saluran pernapasan (ISPA). Menurutnya, keselamatan serta kesehatan peserta didik dan majelis guru adalah prioritas utama di tengah paparan polusi asap yang kian pekat memutih di kawasan Muara Bulian.

"Meskipun anak-anak belajar dari rumah demi menghindari dampak buruk kualitas udara yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat ini, kami memastikan bahwa hak siswa untuk mendapatkan pelayanan pendidikan tetap terpenuhi dengan baik. Para guru tetap memantau keaktifan belajar siswa dari ruang guru secara intensif, memastikan materi tersampaikan, dan memberikan penugasan yang terukur," ujar Doni Parizal saat ditemui di sela-sela peninjauan kegiatan PJJ di ruang kerja dan ruang guru madrasah.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah juga mengimbau kepada seluruh orang tua/wali murid untuk turut aktif mengawasi anak-anak mereka selama berada di rumah. Beliau menekankan agar para siswa membatasi aktivitas di luar ruangan, selalu menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah, serta mengonsumsi air putih yang cukup guna menjaga imunitas tubuh di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat ini.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, seluruh civitas akademika MTsN 1 Batang Hari berharap kondisi kualitas udara di Kabupaten Batang Hari segera membaik dan pulih kembali. Sehingga, aktivitas proses belajar mengajar secara tatap muka di lingkungan madrasah dapat kembali berjalan normal, aman, dan kondusif seperti sedia kala. (15/09) (FD)
#Kemenag RI
#Kanwil Kemenag Provinsi Jambi
#Kemenag Batang Hari
#MTsN 1 Batang Hari
|
69x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...