
KEMENAG, MTsN 1 Batang Hari (TIM WEB) --- Guna menghadirkan suasana belajar yang ramah, humanis, dan menyentuh qalbu peserta didik, MTsN 1 Batang Hari menghadirkan Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, Bapak Asmadi, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai pemateri dalam workshop pendampingan penyusunan Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026–2027 pada Selasa (04/08/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut, Bapak Asmadi memaparkan secara mendalam konsep dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi seluruh majelis guru dan jajaran pimpinan MTsN 1 Batang Hari.
Mendidik dengan Hati melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
Dalam pendedahan materinya, Bapak Asmadi, S.Pd.I., M.Pd.I. menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai terobosan pendekatan pedagogis yang mengedepankan kasih sayang, empati, serta pemahaman mendalam terhadap kondisi psikologis dan potensi unik setiap siswa.

Konsep KBC mengarahkan proses pembelajaran agar tidak hanya berfokus pada ketuntasan capaian akademis semata, tetapi juga membangun hubungan emosional yang sehat antara guru dan peserta didik.
Beberapa pilar utama KBC yang disampaikan oleh pemateri meliputi:
Pendekatan Humanis dalam Mengajar: Menjadikan ruang kelas sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan maupun kekerasan verbal.
Keteladanan dan Kasih Sayang: Guru berperan sebagai sosok pengayom yang mendidik dengan ketulusan hati sehingga menumbuhkan kesadaran belajar mandiri pada diri siswa.
Penguatan Karakter dan Moderasi: Menanamkan nilai-nilai keagamaan yang teduh, saling menghargai, dan penuh toleransi dalam interaksi sehari-hari.
"Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang menyentuh hati sebelum menyentuh akal. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), kita ingin setiap anak yang masuk ke madrasah merasa dicintai, dihargai, dan didukung potensinya. Ketika siswa merasa nyaman dan bahagia di kelas, maka proses transfer ilmu pengetahuan akan berjalan jauh lebih efektif dan bermakna," tegas Ketua Pokjawas, Bapak Asmadi, S.Pd.I., M.Pd.I.
Apresiasi dari Kepala Madrasah
Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., menyambut hangat pemaparan materi KBC yang disampaikan oleh Ketua Pokjawas Kemenag Batang Hari. Beliau menilai konsep ini sangat relevan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan akhlak.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Asmadi, S.Pd.I., M.Pd.I., atas pencerahan materi Kurikulum Berbasis Cinta ini. Insya Allah, pencerahan ini menjadi pijakan penting bagi para guru MTsN 1 Batang Hari dalam menyusun dokumen kurikulum maupun rancangan pembelajaran TA 2026–2027 yang lebih berorientasi pada kasih sayang dan pembentukan karakter peserta didik," ungkap Bapak Doni Parizal.
Siap Terapkan KBC di Tahun Ajaran Baru
Melalui pendampingan dan pembekalan materi KBC ini, para guru MTsN 1 Batang Hari berkomitmen untuk menyelaraskan perangkat pembelajaran dan metode mengajar mereka demi menyongsong Tahun Ajaran 2026–2027 dengan semangat baru.
Langkah ini diharapkan kian memperkokoh posisi MTsN 1 Batang Hari sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, ramah anak, dan berkarakter di Kabupaten Batang Hari. (06/08) (WE)
#Kemenag RI
#Kanwil Kemenag Provinsi Jambi
#Kemenag Batang Hari
#MTsN 1 Batang Hari
|
166x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...