
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Dalam upaya memperdalam pemahaman mengenai regulasi pengelolaan zakat dan keterkaitannya dengan sistem perpajakan di Indonesia, Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara daring melalui platform virtual meeting pada Senin (20/04).
Kegiatan yang mengusung tema "Optimalisasi Zakat Sebagai Pengurang Pajak" ini diselenggarakan atas kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi. Forum ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan zakat yang dapat menjadi faktor pengurang penghasilan kena pajak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum.
Dalam keterangannya, Kepala MTsN 1 Batang Hari menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif mengenai zakat sebagai pengurang pajak sangat penting bagi civitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan Madrasah.

"Kegiatan ini memberikan pencerahan mengenai pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Selain memenuhi kewajiban agama, kontribusi tersebut juga memiliki dampak administratif yang positif dalam pelaporan pajak tahunan kita," ujar Doni Parizal.
Melalui diskusi ini, BAZNAS Provinsi Jambi menekankan bahwa sinergi antara regulasi zakat dan pajak diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat secara formal. Hal ini dinilai akan berimplikasi pada penguatan ekonomi umat sekaligus mempermudah masyarakat dalam pemenuhan kewajiban pajaknya.
Diskusi interaktif ini diikuti oleh berbagai unsur di bawah naungan Kemenag Provinsi Jambi. Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan ini, MTsN 1 Batang Hari terus berkomitmen untuk mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam tata kelola keuangan yang akuntabel dan bernilai ibadah. (21/04) (FD)
|
143x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...