
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Menanggapi Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI mengenai ketentuan proses belajar mengajar selama bulan suci Ramadan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batang Hari langsung melakukan langkah strategis. Sekolah ini memastikan seluruh kegiatan akademik dan amaliah Ramadan berjalan sesuai koridor yang ditetapkan pusat.
Berdasarkan edaran tersebut, jam pelajaran mengalami pergeseran dan pengurangan durasi guna memberikan keleluasaan bagi siswa dan tenaga pendidik untuk fokus menjalankan ibadah puasa. Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa pihak madrasah telah menyusun jadwal khusus yang lebih menekankan pada penguatan karakter dan nilai-nilai religius.
"Kami bergerak sigap begitu edaran diterima. Fokus utama kami bukan hanya memangkas durasi tatap muka, tetapi bagaimana mengubah suasana madrasah menjadi laboratorium spiritual bagi siswa," ujar Pak Doni.
Poin-Poin Utama Respons MTsN 1 Batang Hari adalah pengurangan durasi per jam pelajaran sesuai instruksi pusat tanpa menghilangkan esensi kurikulum, penyelenggaraan kegiatan rutin seperti Tadarus Al-Qur'an berjamaah, salat Duha dan menjaga etika toleransi di lingkungan madrasah untuk menghormati mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Langkah sigap ini disambut positif oleh warga madrasah. Para guru telah menyiapkan materi pembelajaran yang lebih interaktif namun tidak menguras fisik secara berlebihan. Dengan penyesuaian ini, diharapkan prestasi akademik tetap terjaga sementara kualitas spiritualitas siswa meningkat tajam di bulan yang penuh berkah ini.
MTsN 1 Batang Hari berkomitmen bahwa bulan Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunnya produktivitas, melainkan momentum emas untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual. (20/02) (FD)
|
244x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...