
Muara Bulian, MTsN 1 (TIM WEB) --- Madrasah Tsanawiayah Negeri 1 Batang Hari secara serius mempersiapkan diri menyambut Tahun Ajaran (TA) 2025/2026 dalam menghadapi pengembangan kurikulum. MTsN 1 Batang Hari melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan kurikulum madrasah "Kurikulum Berbasis Cinta" KBC Bersama Bapak H. Ahmad Sholahuddin, S.Ag, M.Pd senin, 27 Oktober 2025.
Konsep kurikulum yang diusung oleh Menteri Agama RI, Bapak Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., bertujuan membentuk karakter pelajar yang moderat, toleran, dan inklusif melalui penanaman nilai-nilai cinta. Kurikulum ini tidak menggantikan kurikulum nasional, melainkan memperkaya dengan fokus pada lima aspek utama yang disebut "Pancacinta": cinta kepada Tuhan, diri dan sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, serta bangsa dan negara.
Untuk memastikan penyusunan kurikulum berjalan sesuai standar dan filosofi yang ditetapkan, MTsN 1 Batang Hari mendatangkan pakar di bidangnya. Kegiatan pendampingan ini dipandu langsung oleh Bapak H. Ahmad Sholahuddin, S.Ag, M.Pd., yang merupakan Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari.
Dalam sesi pendampingan, Bapak Sholahuddin menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa yang memiliki kepekaan sosial, peduli terhadap sesama, dan mencintai tanah air.
"Kurikulum Berbasis Cinta adalah upaya kita untuk menghadirkan cinta dalam ruh pendidikan di madrasah, yaitu pendidikan yang mendidik dengan hati. Siswa harus merasa dicintai di madrasah, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang juga penuh cinta kasih dan toleransi," jelas Bapak Sholahuddin.
Kepala MTsN 1 Batang Hari, Bapak Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tim penyusun kurikulum madrasah akan bekerja keras mengintegrasikan nilai-nilai 'cinta' dalam setiap aspek pembelajaran, mulai dari materi ajar, metode pengajaran, hingga sistem evaluasi.
"Kami berkomitmen untuk menjadikan madrasah ini tempat yang aman dan nyaman bagi setiap siswa untuk berkembang. Dengan 'Kurikulum Berbasis Cinta', kami berharap dapat melahirkan generasi emas Batang Hari yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual," tutup Kepala Madrasah.
Penyusunan kurikulum ini diharapkan selesai tepat waktu agar dapat diimplementasikan secara optimal pada Tahun Ajaran 2025/2026. (27/10) (WE)
|
323x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...